Kamis, 20 November 2014

Arus Listrik Searah (DC) dan Contoh Pemanfaatannya

Mungkin banyak orang yang masih berpikir bahwa arus listrik yang dipakai dalam pemanfaatan alat-alat elektronik adalah sama. Atau mungkin saja ada orang yang beranggapan bahwa arus listrik adalah listrik PLN.

Sebenarnya ada dua jenis arus Listrik, yaitu arus Listrik AC dan arus listrik DC. Arus listrik AC merupakan arus listrik yang arah arusnya bolak-balik. Sedangkan arus listrik DC atau direct current adalah arus listrik dengan arah arus yang searah. Pada mulanya arus listrik Dc mengalir dari ujung yang bermuatan positif ke ujung bermuatan negatif. Namun dengan semakin banyaknya penelitian mengatakan bahwa arah arus listrik Dc mengalir dari ujung kutub negatif ke arah ujung kutub positif.

Pemanfaatan arus listrik DC juga banyak digunakan pada perlengkapan elektronika seperti komputer dan laptop. Tentu saja anda tidak asing dengan dua perangkat ini bukan? Selain komputer dan laptop arus listrik DC juga dimanfaatkan pada lampu LED, televisi, radio, motor listrik DC dan masih banyak lagi yang lain. Terkadang arus listrik DC juga ada yang disimpan dalam sebuah batteray. Misalnya batteray-batteray yang dipakai pada remot tv, mobil-mobilan atau batteray yang dipakai pada jam dinding.

Semoga saja banyak manfaat yang bisa anda ambil dari pembahasan singkat mengenai arus listrik DC ini.

Artikel menarik yang lain :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar